Sportivitas merupakan kualitas yang sering diabaikan dalam dunia olahraga. Dalam lingkungan kompetitif di mana kemenangan adalah segalanya, atlet dapat dengan mudah melupakan pentingnya sportivitas. Namun, selalu ada contoh cemerlang dari para atlet yang menunjukkan keanggunan, kerendahan hati, dan rasa hormat dalam kemenangan.

Salah satu contohnya adalah juara tenis Roger Federer. Sepanjang karirnya yang termasyhur, Federer dikenal karena kemenangannya yang anggun dan sportivitasnya di dalam dan di luar lapangan. Baik saat ia memenangkan gelar Grand Slam atau bermain di turnamen kecil, Federer selalu berperilaku berkelas dan menghormati lawan-lawannya.

Salah satu contoh sportivitas Federer yang paling berkesan terjadi di final Wimbledon 2012 melawan Andy Murray. Setelah mengalahkan Murray dua set langsung untuk memenangkan gelar Wimbledon ketujuh yang memecahkan rekornya, Federer tidak merayakan kemenangannya dengan liar atau menyombongkan diri. Sebaliknya, ia memeluk Murray di depan net dan memberikan kata-kata penyemangat kepada lawannya yang kalah. Tampilan sportivitas Federer pada saat itu membuatnya mendapatkan lebih banyak penggemar dan memantapkan reputasinya sebagai juara sejati.

Contoh lain, pada final Australia Terbuka 2017, Federer menghadapi rival lamanya Rafael Nadal dalam pertandingan lima set yang mendebarkan. Meski persaingan sangat ketat, kedua pemain menunjukkan rasa hormat yang besar satu sama lain sepanjang pertandingan. Ketika Federer menang, dia sekali lagi menunjukkan sportivitasnya dengan mengakui usaha dan sportivitas Nadal yang luar biasa.

Sportivitas Federer tidak terbatas pada interaksinya dengan lawan-lawannya. Ia juga dikenal karena interaksinya dengan penggemar, media, dan pejabat turnamen. Ia selalu meluangkan waktu untuk menandatangani tanda tangan, berpose untuk foto, dan menjawab pertanyaan sambil tersenyum. Kerendahan hati dan rasa hormatnya terhadap permainan tenis menjadikannya panutan bagi atlet di semua tingkatan.

Di dunia di mana pembicaraan sampah dan perilaku tidak sportif sudah menjadi hal biasa, atlet seperti Roger Federer menjadi pengingat akan pentingnya sportivitas. Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tapi bagaimana Anda berperilaku sepanjang kompetisi. Juara sejati paham bahwa kemenangan akan terasa lebih manis jika diperoleh dengan penuh rahmat dan rasa hormat.

Sebagai fans, kita harus merayakan dan mencontoh sportivitas atlet seperti Roger Federer. Dengan menunjukkan rasa hormat terhadap lawan kita, menganut semangat fair play, dan menunjukkan kerendahan hati saat menang, kita semua bisa berusaha menjadi juara dengan cara kita sendiri. Sportivitas mungkin tidak selalu menjadi sorotan, namun merupakan kualitas yang sangat menentukan seorang juara.